Selasa, 19 April 2011

8 tempat menarik di CHINA

Danau gletser, hutan di pegunungan, pantai berpasir dan banyak lagi. Inilah daftar tujuan-tujuan dramatis yang mungkin belum pernah Anda pertimbangkan saat membayangkan Cina.
Ada lebih banyak tujuan di Cina dari sekadar Shanghai Expo, makanan murah, dan tembok besar. Pesan tiket kereta dan tiket pesawat, lalu lihatlah beberapa atraksi Cina ini.



1. Karakul Lake, Xinjiang

Karakul adalah danau gletser dengan ketinggian 3600 mdpl, tersembunyi di antara Pegunungan Pamir, dan terlihat seperti berada di pinggir dunia. Terletak di sepanjang jalan tol Karakorum dan sepelemparan batu dari perbatasan Tajikistan, Karakul adalah tempat banyaknya unta, yak, penggembala Kyrgyz dan...hanya itu. Berjalan di sekitar danau (Karakul berarti danau hitam dalam bahasa Kyrgyz) membutuhkan waktu sekitar 3 jam dan menawarkan pemandangan spektakuler akan Gunung Muztagh Ata dengan ketinggian 7500 meter.

Banyak pengunjung yang memilih menginap di yurt milik penduduk setempat. Dengan harga $10 per malam, Anda bisa makan nasi, sayur, daging yak dan tidur di ruang tidur yang hangat dari tungku api kecil. Berpakaianlah yang hangat.


2. Menara Tibet di Sichuan Barat

Menara-menara misterius ini mewarnai Koridor Suku di Provinsi Sichuan Barat. Ratusan menara masih berdiri -- beberapa mencapai ketinggian 50 meter dan menunjuk ke 13 titik -- dan yang tertua diperkirakan berusia 1200 tahun.

Tidak ada yang tahu kenapa menara-menara ini berdiri dan apa kegunaannya, tapi beberapa orang mengatakan bahwa menara ini adalah bagian dari struktur pertahanan untuk mengamati bukit-bukit di sekelilingnya. Yang lain memprediksi bahwa menara-menara ini adalah simbol status atau rumah penyimpanan, atau keduanya. Meski begitu, menara misterius Himalaya ini adalah salah satu rahasia Cina.

3. Sungai besar di Cina

Cina memiliki beberapa sungai terbesar di Asia -- Sungai Kuning, Yangtze, dan Mekong -- dan bagi banyak penduduk, proyek dam raksasa negara ini adalah sebuah tragedi. Tapi Cina masih memiliki beberapa jalur sungai yang terpelihara dan bisa memperlihatkan sisi Cina yang jarang tampil ke permukaan.

Ekspedisi Sungai Perjalanan Terakhir, dikelola oleh pemuda Amerika yang berusaha melestarikan warisan budaya sungai Cina, bisa menjadi titik awal. Perusahaan ini menawarkan tur-tur ke sungai-sungai di Barat Cina -- termasuk Tibet, Qinghai dan Yunnan -- yang mengombinasikan pariwisata dengan tujuan sosial dan lingkungan.


4. Danau Surga, Tempat Loch Ness Cina

Sejak awal abad lalu, Monster Danau Surga sudah beberapa kali 'muncul'. Pada 2003, sekelompok tentara mengaku melihat hewan berwarna hijau dan hitam dengan sisik di punggungnya dan tanduk di kepalanya. Pada 2007, seorang kamerawan TV mengambil gambar dan foto tiga pasang mahluk bersirip, berbentuk seperti anjing laut, dan berenang secepat kapal yacht.

Ada atau tidak ada monster, Danau Surga adalah sebuah keajaiban. Danau vulkanik di Provinsi Jilin ini dianggap sebagai tanah suci pada Dinasti Qing. Dari puncaknya, Anda bisa melihat sekilas Korea Utara di seberang perbatasan.


5. Jalan Burma, Yunnan

Jalan Burma pernah menghubungkan Mandalay sampai Kunming dan menjadi lokasi pertempuran berdarah pada Perang Dunia 2. Pada teritori Cina, jalan ini berawal di Riuli dan dikenal sebagai titik penghubung Segitiga Emas, dan kini populer sebagai pasar giok. Anda akan melewati bukit berpemandangan indah dan sawah bertingkat dalam perjalanan menuju Tongsheng, tempat terdapatnya Museum Perang AntiJepang Yunnan-Burma.

Sebelum menuju Dali, sisakan beberapa hari untuk berjalan melewati desa-desa tradisional di sepanjang bagian selatan Sungai Nu. Setibanya di Dali, bersantailah di salah satu kafe yang tersebar di Kota Tua sebelum sampai ke Kunming, Ibu Kota Yunnan dan salah satu kota paling keren di Cina.


6. Afrika Kecil, Guangzhou

Tersembunyi di salah satu pusat Kota Tua Guangzhou adalah sudut paling menarik di Cina yang tidak Anda ketahui: komunitas yang terdiri dari sekitar 20 ribu pedagang asal Nigeria, Senegal, Ghana, dan negara-negara lain di Afrika.

Terletak dekat Pusat Jual Beli Grosir Ekspor Pakaian Kanaan, Afrika Kecil atau Kota Cokelat -- seperti yang sering disebut oleh penduduk lokal meski terdengar agak rasis -- muncul pada 1990an. Ini adalah masa ketika para pedagang berbondong-bondong datang ke Provinsi Cina selatan yang diberi julukan 'pabrik dunia'. Kelompok sosial dan komunitas keagamaan berkembang pesat dan banyak pedagang yang akan bersedia bercerita pada Anda tentang kisah hidup mereka -- yang baik dan buruk -- di Guangzhou.


7. Telanjang di Bukit Moganshan

Pada awal abad lalu, orang-orang kaya asing yang tinggal di Shanghai datang ke Moganshan untuk bersantai saat musim panas di vila mereka, bermain tenis, dan berenang di kolam umum. Kini Moganshan kembali terkenal, sebagian karena Naked Retreats, sekumpulan rumah-rumah tradisional yang direnovasi. (Jangan tertipu dengan namanya -- jika Anda ingin telanjang, maka itu harus dilakukan di bungalow Anda saja)

Setelah datang, para tamu dibawa melewati 'jalan santai' dan disarankan untuk menghabiskan beberapa menit mengagumi pemandangan. Aktivitas yang tersedia termasuk bersepeda, memancing, dan hiking. Pengunjung bisa berjalan melewati perkebunan teh dan hutan bambu, atau berenang di penampungan air sambil mendengar bunyi serangga. Akomodasi yang disediakan cukup sederhana -- lantai kayunya berderak dan tidak ada pendingin ruangan -- tapi bungalow dilengkapi dengan dapur, TV layar datar dan internet nirkabel.


8. Pulau Gulangyu

Setiap turis ke Cina selalu punya cerita soal mobil -- atau beberapa -- dan jarang yang positif. Gulangyu, sebuah pulau lepas pantai Xiamen, bisa jadi satu-satunya tempat tenang yang tersisa di Cina yang terobsesi dengan mobil. 

Gulangyu, tempat tinggal sekitar 16 ribu orang pada satu kilometer persegi tanah, terkenal karena tidak memiliki kendaraan bermotor (dengan beberapa perkecualian). Sepeda pun tidak ada. Tidak ada klakson, macet, pengalaman hampir kecelakaan. Bisakah tempat ini disebut Cina? Pulau berbukit ini seolah setengah Havana, setengah Hawaii -- mimpi indah pejalan kaki.

Senin, 18 April 2011

Belajar bahasa hindi


BELAJAR BAHASA HINDI






paling tidak sedikitnya orang india mengenal 26 bahasa di india, di india tertayata menggunakan bayak bahasa yah mirip bahasa indonesia yang terdiri dari berbagai macam diantaranya: Angika, Awadhi, Bagelkhandi, Bengali, Bhojpuri, Bishnupriya Manipuri, Bundelkhandi, Chhattisgarhi, Gujarati, Hindi, Kannada, Kashmiri, Konkani, Maithili, Malayalam, Manipuri, Marathi, Marwadi, Nepali, Oriya, Punjabi, Rajasthani, Sinhala, Tamil, Telugu, Urdu.

ada beberapa jenis bahasa yang menjadi bahasa yang digunakan oleh penduduk india,bahkan satu sama lain terdapat perbedaan yang menonjol.
namasthe ( salam ) sbg pengganti selamat siang,pagi,sore
subh ratri ( selamat malam )
aap kaise hai? (apa kabar )
mai achcha hu ( gue baik )---->buat pria
mai achchi hu (gue baik )------>buat wanita
dhanyavad (terima kasih)----->lebih sopan
sukriya (terima kasih )------>kurang sopan
1. aap kaha jaa rahe hai? ( mau kemana kamu? )
2. mai ghar jaa raha hu ( gue mo pulang)---->pria
2b. mai ghar jaa rahi hu ( gue mo pulang)-----> wanita
3. aap kaha rahte hai? ( dimana kamu tinggal?)
4. mai Jakarta me rahta hu ( gue tinggal di Jakarta )---->pria
4b. mai Jakarta me rahti hu ( gue tinggal di Jakarta )---->wanita
5. aap ka naam kya hai? ( siapa nama mu? )
6. mera naam Raju hai ( nama gue raju )
7. meri naam Divya hai ( nama gue divya)
8. aap kya karte hai? (siapa kamu? )------>menanyakan pekerjaan atau lainnya.
9. mai ek vidharshi hu ( gue seorang pelajar )
10. mai ek adyapak hu ( gue seorang guru )
11. tumhare pitajee kya karte hai? ( bapak mu sbg apa? )
12. mere pitajee dakter hai ( bapak gue dokter)
tumhare mata jee kya karte hai? ( sbg apa ibumu?)
mere matajee adhyapak hai. ( ibu gue guru)
13.tumhari umar kitni hai? ( berapa umurmu?)
14. mai dhas saal ka hu. (gue 10 tahun)
15. aap Jakarta me kab se rahte hai? ( sudah berapa lama di Jakarta?)
16. mai Jakarta me 2000 se rahta hu ( gue di Jakarta sejak th 2000)
17. mai Jakarta me char saal se rahta hu ( gue di Jakarta udah 4 thn)
18. tum koun ho? (siapa kamu?)
19. mai Raju hu ( gue Raju)
20. tum mujhe kaha milenge? ( dimana aku bisa ketemu kamu?)
21. tum mujhe Grand Hyatt Hotel me mil sakte ho ( kamu bisa ketemu aku di hotel Grand Hyatt)
22.kya aap mere saath jana pasand karenge? ( maukah kamu menemaniku jalan?)
23. jaisi apki ichcha ( dgn senang hati)
24. maaf karna ( ma'af)
25. koi baat nahi ( tak apalah)
26. kya aap skuter chala sakte ho ? (bisakah kamu naik skuter?)



ini yang aku dapat dari link english

English-Hindi

I =Mein
He =Woh / Usne
She =Woh
You =Tum / Aap (respect)
It= Yeh
A= Ek
Come =Aao / Aaiye (respect)
Came =Aaya ( he) / Aayee (she) / Aaye (plural)
Will =come Aayega (he) / Aayegi (she) / Aayenge ( plural)
Open =Kholo / Kholiye (respect) / Kholna
Opened =Khola
Will open =Kholega (he) / Kholegi (she) / Kholenge (plural)
Sit Baitho =/ Baithiye (respect) / Baithna ( to sit)
Walk= Chalo / Chaliye ( respect) / Chalna (to walk)
Eat= Khao / Khaiye (respect)/ Khana (to eat)
Drink= Piyo / Peejiye (respect) / Peena (to drink)
Win =Jeetna(to win)
Go =Jaao / Jaaiye (respect) / Jaana (to go)
Run= Daudna
I go =Mein jaata hoon
He goes =Woh jaata hai
He eats an apple =Woh sev khaata hai
He is eating an apple =Woh sev khaa raha hai
He ate an apple =Usne sev khaya
I saw the film last week =Meine pichhle saftah film dekhi
She came by bus yesterday =Woh kal bus se aayee
They went to the temple =Ve mandir gaye
He slept the whole night =Woh raat bhar soya
He wrote well in the examination =Usne exam achcha likha
He has eaten= Usne khaa liya
He had eaten =Usne khaa liya tha
He had gone =Woh chala gaya tha
He had come =Woh aaya tha
He will eat =Woh khaayega
He will go =Woh jaayega
He will come =Woh aayega
What is your name? =Tumhara /Aapka naam kya hai ?
What =Kya
Is =Hai / Hein (respect)
Your =Tumhara / Aapka (respect)
Name =Naam
What did you do? T=umne / Aapne (respect) kya kiya ?
What should I do?= Mein kya karoon ?
What can I do? =Mein kya kar sakta hoon ?
What are the questions? =Kya sawal hein ?
What were the questions? =Kya sawal the ?
What is the last question? =Aakhiri sawal kya hai ?
What is written in the letter? =Khat mein kya likha hai ?
What you had been told? =Tumhein kya kaha gaya tha ?
What will be the answer? =Jawab kya hoga ?
Why did you come? =Tum / Aap kyon aaye ?
Why did you sleep? =Tum / Aap kyon soye ?
Why did you tell him to go? T=umne use jaane ko kyon kaha ?
Why did he bring the bag? =Woh bag kyon laya ?
Why did she pay the money? =Usne paisa kyon diya ?
Why did they sit there? =Ve wahan kyon baithe the ?
Why do you drive the car?= Tum / aap car kyon chalate ho ?
Why did they come late for the meeting? =Ve meeting ke liye deri se kyon aaye ?
How did you come? =Tum / aap kaise aaye ?
How did you sleep? =Tum kaise soye ?
How did you drive the car ? =Tumne car kaise chalayee ?
How did you write? =Tumne kaise likha ?
How many apples are there in my hand?=Mere haath mein kitne sev hein ?
How many did you take? =Tumne kitne liye ?
How much did he pay you? =Usne tumhen kitna paisa diya ?
How much distance to go? =Aur kitni door jana hai ?
How was the journey yesterday? =Kal ki yatra kaisi thi ?
Which way did you come? =Tum / Aap kis raaste se aaye ?
Which is your favourite colour? =Tumhara /Aapka pasandida rang kaun sa hai?
In which room did you sleep? =Tum / Aap kaunse kamre mein soye ?
Which story did you tell? =Tumne kaunsi kahani batayee ?
Which is the sweetest fruit? =Sabse meetha fal kaunsa hai ?
Which is the best newspaper in Hindi? =Hindi mein sabse achcha newspaper kaunsa hai ?
Which Indian state has the largest population?=Kis bharatiya rajya ki jansankhya sabse jyada hai ?
Where are you coming from? =Aap / tum kahan se aa rahe ho ?
Where did you sleep?= Tum kahan soye ?
Where is the manager’s cabin?= Manager ka cabin kahan hai ?
Where should I go? =Mujhe kahan jaana chahiye ?
Is it a book?= Kya yeh kitab hai ?
Yes, it is a book =Haan, yeh kitab hai
Is it the answer? =Kya yeh jawab hai?
Yes, it is the answer= Haan yehi jawab hai.
Will you come with me? =Kya tum mere saath aaoge ?
I shall come with you. =Mein tumhare saath aaunga.
Will you give me your pen? =Kya tum mujhe apna pen doge ?
Yes, of course.= Haan, zaroor
Do you love me ? =Kya tum mujhe pyar karte ho ?
Yes, I love you. =Haan mein tumhein pyaar karta (m) / karti(f) hoon
Can you give me your pen? =Kya tum mujhe apna pen de sakte ho?
Can you lift the box? =Kya tum box utha sakte ho ?
Can you write the exam? =Kya tum pariksha likh sakte ho ?
Did you have your lunch? =Kya tumne dopehar ka khana khaya ?
How are you? =Tum kaise ho / Aap kaise hain ?
I am fine =Main achha hoon

kabhi alvida naa kehna=jngan pernah katakan selamat tinggal
kabhi kushi kabhie gham=kadang suka kadang duka
kuch kuch hota hai=merasakan sesuatu
kushi=bahagia
saawariya=kekasih
saathiya=jodoh
hameshha=selamanya
chori chori=diam diam
chalte chalte=perlahan lahan
mujhse dosti karoge=mau berteman dngan ku
mujshe shadi karoge=mau menikah dngan ku.
laaga chunari mein daag=jatuh terlalu dalam

kahin pyaar naa hojae=kenapa takut jatuh cinta
dil to pagal hai=hati ini gila
koi mil gaya=bertemu sesuatu
hum tum=kau dan aku
jism=nafsu
kal ho naa ho=entah besok ada atau tidak
bast itna sa kwab hai=hanya sebatas impian
kabhi haa kabhi naa=kadang ia kadang tidak
pyaar=cinta
pagel=gila
shadi=menika
dosti=teman
ghar=rumah

suno=dengar
thoda=dikit
soni=cantik

kabhi=kapan/kadang
kyu nehi=kenapa tidak
mujhe maaf=saya minta maaf
selamat rehe=selamat selalu
daru/sarabi=alkohol
chal=pergi/pulang
shukriya=thanks
chalo=ayo
bas=tapi
sharpa=berengsek
walee=panjang
zulvo=rambut
khuda/rabba=tuhan
haseeno=wanita cantik
naina=mata
jannat=surga
jannu=racun
tujh mein rabb dikhta hai=aku melihat tuhanku pada dirimu
pyaz=bawang
khusbu=bau
main kya karu=apa yang harus ku lakukan
dil se=dari hati
dil=hati
se=dari
ik minute=sebentar
mubarak=selamat
jodi=pasangan
chanda=bulan
rani=ratu
Nama = Nam
Laki-laki =Admi/Lerka
Perampuan = Aurat/Lerki
Keluarga = Khandan
Sanak saudara = Risyta daar
Bapak = Baba/walid
Ibu = Maa
Anak (Lk) = Beta
Anak (Pr) = Beti
Suami = Mia/Syuhar
Isteri = Biwi
Kakek = Dada/Nana
Nenek = Dadi/Nani
Cucu (Lk) = Puta
Cucu (Pr) = Puti
Menantu (Lk) = Damat
Menantu (Pr) = Bahu
Abang (Lk) = Bara bhai
Adik (Lk) = Chota Bhai
Kakak (Pr) = Barri Bhehen
Adik (Pr) = Choti Bhehen
Paman = Caca/Mamu
Bibi = Khala/Puphi/caci/massi
Sepupu =Cacazaad
Anak sdr (Lk) =Bhanja
Anak sdr (Pr) = Bhanji
Abang ipar = Bara behnui
Adik ipar = Chota behnui
Adik beradik = Behen bhai
Anak Istri = Bal-bace
Ibu bapak = Waliden
Tunang = Mangetar
Kawan = Dost
Pembantu (Lk) = Nokar
Pembantu (Pr) = Nokerani


jadwal harian seorang muslim







1. lepaskan 3 ikatan setan dengan cara membaca doa/mengucap syukur saat bangun tidur , berwudhu & lakukan shalat malam
2. tunggu datangnya subuh dengan tilawah al-quran.
3. shalat subuh berjama`ah di masjid serta ber-dzikir ma`tsurat.
4. awali hari dengan bersedekah.
5. luangkan waktu untuk membaca buku , menyimak acara bermanfaat , olah raga ringan serta waktu untuk merenung.
6. mandi , sarapan ringan untuk beraktivitas.
7. shalat dzuhur tepat waktu dan berjama`ah
8. makan siang dengan menu yang halal dan tayyib serta tak berlebihan.
9. shalat ashar tepat pada waktunya plus membaca dzukir ma`tsurat.
10. shalat maghrib tepat waktu dan berjamaah dan berdoa.
11. makan malam bersama keluarga secara tak berlebihan.
12. shalat isya berjamaah dan tepat waktu.
13. silaturahmi,hiburan positif,belajar lalu istirahat.

Inilah Jawaban Lengkap Hanung Bramantyo Tentang Film “?” (Tanda Tanya)


Sekitar 100 orang dari FPI menggelar demonstrasi di Kantor Harian Republika, Warung Buncit, Jakarta Selatan. Massa berkumpul di lapangan parkir harian tersebut, Jumat (15/4/2011). Mereka membawa poster yang bertuliskan ‘Stop Film ?’. Selain itu mereka juga membawa spanduk bertuliskan ‘Stop film yang merusak akidah’.

Film Tanda tanya "?" Karya Hanung Bramantyo dikecam banyak kalangan salah satunya FPI
Film Tanda tanya "?" Karya Hanung Bramantyo dikecam banyak kalangan salah satunya FPI
Front Pembela Islam (FPI) melakukan demo terkait peredaran film garapan Hanung Bramantyo, ‘?’. Hanung pun menanggapi protes tersebut dengan santai. Bahkan, Hanung tidak tahu film tersebut mendapat protes. “Diprotes? Masa sih? Wah saya malah nggak tahu tuh kalau film itu diprotes,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (15/4/2011). (Detik.com)
Lalu apa tanggapan Hanung mengenai film karyanya yang dianggap kontroversi tersebut, berikut cuplikan debatnya dengan seorang wartawan case per case tentang film yang dimaksud:
Film Tanda tanya "?" Karya Hanung Bramantyo dikecam banyak kalangan salah satunya FPI
Film Tanda tanya "?" Karya Hanung Bramantyo dikecam banyak kalangan salah satunya FPI
Inilah Perdebatan Hanung Bramantyo dengan Abdul Halim (wartawan Suara Islam/SI) Via Facebook Terkait Film “?”
wartawan SI (09 April jam 5:42):
Film terbaru anda keterlaluan. Film semacam itu hanya bisa dibuat oleh orang berfaham atheis atau hatinya dipenuhi dengan kebencian terhadap syariat Islam. Anda takabur dan besar kepala, ingin mencoba kesabaran umat Islam Indonesia. Semoga Allah SWT membalas dengan balasan setimpal atas kejahatan anda selama ini terhadap umat Islam.
Hanung Bramantyo Anugroho (09 April jam 15:16):
Bagian mana yg anda anggap keterlaluan? Jangan2 anda belom menonton secara keseluruhan lalu berkomentar dan menuduh saya tidak beriman. Sesungguhnya dg anda menuduh sprt itu, sikap anda yg keterlaluan:)
Wartawan SI (10 April jam 6:32):
Saya termasuk pemerhati film-film anda, sejak Perempuan Berkalung Sorban, Sang Pencerah dan terakhir ?, bahkan film film anda sebelum PBS. Disitu saya rasakan banyak nuansa PKI alias marxismenya. Hanya sang pencerah yang saya nilai 5 karena aktornya seorang murtad. Seandainya bukan seorang murtad, akan saya nilai 6. Masak tokoh sebesar KH Ahmad Dahlan diperankan seorang murtad, apa tidak ada aktor lain, apa itu bukan penghinaan! Lainnya saya nilai 2 alias sangat sangat sangat jelek sekali karena menghina Islam dan umat Islam. Makanya Taufiq Ismail tidak pernah mau ketemu dengan anda. Saya sendiri seorang wartawan di Jkt dan pernah wawancara dengan Taufiq Ismail tentang film anda !
Anda menuduh sikap saya keterlaluan, kalaupun benar saya hanya keterlaluan kepada diri anda sendiri. Tetapi yang jelas anda sudah keterlaluan dan menghina serta merendahkan martabat Islam dan umat Islam. Seandainya anda tinggal di Pakistan, Afghaniustan atau Bangladesh, saya tidak tahu lagi bagaimana nasib anda. Anda pasti sudah kabur ke luar negeri. Untung anda tinggal di bumi Indonesia yang rakyatnya terkenal dengan keramah tamahan dan santunannya.
Tetapi yang jelas, saya tidak pernah menuduh anda tidak beriman. Kalimat mana yang mengatakan anda tidak beriman. Masak sebagai sutradara film kok tidak teliti, makanya film-filmnya tidak bermutu dan penuh dengan fitnah dan kebencian terhadap Islam dan umat Islam.
Hanung Bramantyo Anugroho (12 April jam 23:51):
Jawab dulu pertanyaan saya, bung. Bagian mana yg merendahkan Islam?
Wartawan SI (13 April jam 5:36):
Film “?” yang anda sutradarai penuh dengan fitnah, kebencian dan merendahkan martabat Islam dan umat Islam. Film anda penuh dengan ajaran sesat pluralisme yang menjadi saudara kandung atheisme dan kemusyrikan.
Pertama, ketika pembukaan sudah menampilkan adegan penusukan terhadap pendeta, kemudian bagian akhir pengeboman terhadap Gereja. Jelas secara tersirat dan tersurat, anda menuduh pelakunya orang yang beragama Islam dan umat Islam identik dengan kekerasan dan teroris.
Kedua, menjadi murtad yang dilakukan oleh Endhita (Rika) adalah suatu pilihan hidup. Kalau semula kedua orangtua dan anaknya menentangnya, akhirnya mereka setuju. Padahal dalam Islam murtad adalah suatu perkara yang besar dimana hukumannya adalah qishash (hukuman mati), sama dengan zina yang dirajam.
Ketiga, muslimah berjilbab, Menuk (Revalina S Temat) yang merasa nyaman bekerja di restoran Cina milik Tan Kat Sun (Hengki Sulaiman) yang ada masakan babinya. Anda ingin menggambarkan seolah-olah babi itu halal. Terbukti pada bulan puasa sepi, berarti restoran itu para pelanggannya umat Islam.
Keempat, seorang takmir masjid yang diperankan Surya (Agus Kuncoro) setelah dibujuk si murtadin Menuk, akhirnya bersedia berperan sebagai Yesus di Gereja pada perayaan Paskah. Apalagi itu dijalaninya setelah dia berkonsultasi dengan ustad muda yang berfikiran sesat menyesatkan pluralisme seperti anda yang diperakan David Chalik.
Namun anehnya, setelah berperan menjadi Yesus demi mengejar bayaran tinggi, langsung membaca Surat Al Ikhlas di Masjid. Padahal Surat Al Ikhlas dengan tegas menolak konsep Allah mempunyai anak dan mengajarkan Tauhid. Apa anda ini kurang waras wahai si Hanung. Semoga pembalasan dari Allah atas diri anda.
Kelima, tampaknya anda memang sudah gila, masak pada hari raya Idul Fitri yang pebuh dengan silaturahmi dan maaf memaafkan, umat Islam melakukan penyerbuan dengan tindakan anarkhis terhadap restoran Cina yang tetap buka sehari setelah Lebaran. Bahkan sebagai akibat dari penyerbuan itu, akhirnya si pemilik Tan Kat Sun meninggal dunia.
Setelah itu anaknya Ping Hen (Rio Dewanto) sadar dan masuk Islam demi menikahi Menuk setelah menjadi janda karena ditinggal mati suaminya Soleh (Reza Rahadian), seorang Banser yang tewas terkena bom setelah menjaga Gereja pada hari Natal. Jadi orang menjadi muslim niatnya untuk menikahi gadis cantik. Sebagaimana anda menjadi sutradara berfaham Sepilis dengan kejam menceraikan istri yang telah melahirkan satu anak demi untuk menikahi gadis cantik yang jadi pesinetron. Film ini kok seperti kehidupan anda sendiri ya ?
Keenam, si murtadin Endhita minta cerai gara-gara suaminya poligami. Karena dendam, kemudian dia menjadi murtad. Anda ingin mengajak penonton agar membenci poligami dan membolehkan murtad. Padahal Islam membolehkan poligami dan dibatasi hingga empat istri dan melarang dengan keras murtad dengan ancaman hukuman qishash.
Seandainya anda setuju dan poligami dengan menikahi si pesinetron itu, anda tidak perlu menceraikan istri dan menelantarkan anak anda sendiri sehingga tanpa kasih sayang seorang ayah kandung dan dengan masa depan yang suram. Kasihan benar anak dan istri anda korban dari seorang ayah yang kejam penganut faham pluralisme dan anti poligami.
Ketujuh, anda menghina Allah SWT dengan bacaan Asmaul Husna di Gereja dan dibacakan seorang pendeta (Deddy Sutomo) dengan nada sinis dan melecehkan. Masya’ Allah !
Kedelapan, anda menfitnah Islam sebagai agama penindas dan umat Islam sebagai umat yang kejam dan anti toleransi terhadap umat lain terutama Kristen dan Cina. Padahal sesungguhnya meski mayorits mutlak, umat Islam Indonesia dalam kondisi tertindas oleh Kristen dan Katolik serta China yang menguasai politik, ekonomi dan media massa.
Anda tidak melihat kondisi umat Islam di negara lain yang minoritas seperti Filipina Selatan, Thailand Selatan, Myanmar, India, Cina, Asia Tengah, bahkan Eropa dan AS. Mereka sekarang dalam kondisi tertindas oleh mayoritas Kristen dan Katolik, Hindu, Budha dan Komunis. Jadi anda benar-benar subyektif dan dipenuhi dengaan hati penuh dendam terhadap umat Islam.
Kesembilan, film ini mengajarkan kemusyrikan dimana semua agama itu pada hakekatnya sama untuk menuju tuhan yang sama. Kalau semua agama itu sama, maka orang tidak perlu beragama. Jadi film anda ini dengan sangat jelas mengajarkan faham atheisme dan komunisme.
Terakhir, nasehat saya, bertobatlah segera sebelum azab Allah SWT menimpa anda, karena hidup di dunia ini hanya sementara dan tidak abadi. Belajarlah kembali mengenai Islam yang benar sesuai dengan Al Qur’an dan As Sunnah, bukan Islam yang diambil dari kaum Orientalis Barat dan para sineas berfaham sepilis yang sudah sangat jelas memusuhi Islam dan umat Islam. (*)
Hanung Bramantyo Anugroho (14 April jam 1:33):
Terima kasih sudah menyaksikan film saya sekaligus mengkritik film tersebut. Saya sangat menghargai pandangan anda. Sebagai sebuah tafsir atas ‘teks’ saya anggap itu syah. Namun sayangnya, anda tidak memberikan kemerdekaan bagi yang menafsir ‘teks’ film tersebut dalam makna lain. Anda sudah terlanjur melakukan judgment berdasarkan ‘teks’ yg anda baca dan tafsirkan.
Disini, saya akan mengajak anda untuk menafsir ‘teks’ film dalam kerangka berfikir yang lain. Tidak untuk menandingi, tapi untuk mengajak anda melihat tafsir dalam kerangka berfikir yang berbeda.
1. A. Anda mengatakan bahwa adegan kekerasan: penusukan pastur dan pengeboman dilakukan oleh orang Islam. Padahal dalam dua adegan tersebut saya sama sekali tidak menampilkan orang Islam (setidaknya orang berbaju putih-putih, bersorban atau berkopyah). Di adegan penusukan pastur, saya menampilkan seorang lelaki berjaket coklat memegang pisau dan seorang pengendara motor. Kalau itu ditafsir orang Islam, itu semata-mata tafsir anda.
B. Di awal Film saya justru menampilkan sekelompok remaja masjid (bukan orang tua) yang melakukan perawatan atas masjid. Bukankah dalam hadist dianjurkan seorang pemuda menghabiskan waktunya untuk mengelola dan merawat masjid? Apakah saya menampilkan seorang pemuda Islam sembahyang atau merawat gereja? atau pemuda gereja, pastur sembahyang di masjid? Jadi tafsir atas pencampur adukan ajaran agama bukan tafsir saya.
2. Rika Murtad
Bahwa tafsir Rika murtad karena sakit hati dengan suaminya yang mengajak poligami saya benarkan. Tapi bukan berarti ‘teks’ tersebut mendukung poligami. Sejak awal keputusan Rika sudah ditentang oleh Surya, anaknya dan orang tuanya. Bagian mana yang menyatakan dukungan?
Coba perhatikan shotnya: Surya berdialog dengan Rika: Kamu menghianati 2 hal sekaligus: perkawinan dan Allah! kalau toh disitu Surya diam saja ketika Rika menyanggahnya, bukan berarti Surya mendukungnya. Tapi sikap menghargai pilihan Rika. Hal itu tertera dalam surat Al Hajj ayat 7 : ‘Sesungguhnya orang yang beriman, kaum Nasrani, Shaabi-iin, Majusi dan orang Musyrik, Allah akan memberikan keputusan diantara mereka pada hari Kiamat. Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu’
Sikap Surya juga merupakan cerminan dari firman Allah : ‘Engkau (Muhammad) tidak diutus dengan mandat memaksa mereka beragama, tapi mengutus engkau untuk MEMBERI KABAR GEMBIRA yang orang mengakui kebenaran Islam dan kabar buruk dan ancaman bagi yang mengingkarinya.’
Abi, anak Rika, juga tidak mendukung sikap Rika ‘yang Berubah’. Abi protes dengan ibunya dengan cara enggan bicara. Bahkan hanya sekedar minum susu dikala pagi saja Abi tidak mau menghabiskan di depan ibunya. Demikian halnya Abi juga tidak mau makan sarapan yang disajikan ibunya. Itu adalah sikap protes dia kepada sang Ibu yang murtad.
Jika toh Abi kemudian bersikap seperti Surya, bukan berarti abi mendukungnya. Tapi sikap menghargai pilihan. Lihat dialog Abi saat bersama Rika: … Kata Pak Ustadz, orang islam gak boleh marah lebih dari tiga hari. Apakah dialog tersebut diartikan mendukung kemurtadan? Bukankah makna dari dialog tersebut adalah mencerminkan sikap orang muslim yang murah hati: Pemaaf dan bijaksana (jika marah tidak boleh lebih dari tiga hari).
Sikap murah hati juga ditunjukkan orang tua Rika pada adegan terakhir. Orang Tua Rika datang pada saat acara Syukuran Khatam Quran Abi. Coba perhatikan shot tersebut: Adakah dialog atau gesture yang menyatakan dukungan atas kemurtadan Rika? Dalam shot tersebut saya menggambarkan Rika menghambur memeluk ibunya dengan erat. Sementara ayahnya hanya diam, menggandeng Abi. Adegan tersebut sama sekali tidak menyajikan ‘teks’ dukungan atas kemurtadan. Tapi hubungan emosional antara ibu dan anak. Lagi-lagi saya menggambarkan sikap bijaksana seorang muslim sebagaimana firman Allah dalam quran sebagaimana diatas tadi.
Jadi jika anda membaca ‘teks’ dalam adegan tersebut sebagai sebuah dukungan terhadap kemurtadan, maka itu tafsir anda. Bukan saya …
3. Menuk adalah perempuan muslimah. Dia nyaman bekerja di tempat pak Tan karena pak Tan adalah orang yang baik. Selalu mengingatkan karyawan muslimnya sholat. Bagian mana yang anda maksud bahwa babi itu halal?
Saya menggambarkan adegan yang membedakan Babi dan bukan babi lebih dari sekali adegan. Pertama, pada saat Pembeli berjilbab bertanya soal menu makanan restoran pak Tan. Menuk mengatakan bahwa panci dan wajan yang dipakai buat memasak babi berbeda dengan yang bukan babi. (di film terdapat shot wajan, dan shot Menuk yang dialog dengan ibu berjilbab. Dialog agak kepotong karena LSF memotongnya. Alasannya silakan tanyakan kepada LSF)
Kedua, pada saat Pak Tan mengajari Ping Hen (anaknya) mengelola restoran. Pak Tan dengan tegas menyatakan pembedaan antara babi dan bukan babi: … Ini sodet dengan tanda merah buat babi, dan yang tidak ada tanda merah bukan babi …
Jika saya menghalalkan Babi, tentunya saya tidak akan menggambarkan pemisahan yang tegas antara sodet, panci, pisau, dsb tersebut. Jadi tafsir anda yang mengatakan bahwa saya menghalalkan babi, semata-mata bukan tafsir saya …
Saya justru menggambarkan sikap Menuk sebagai Muslimah yang menolak pernikahan beda agama dengan cara lebih memilih menikah dengan soleh (yang muslim) meski jobless, dibanding hendra. Padahal cintanya kepada hendra: … Saya tahu kita pernah punya kisah yang mungkin buat mas menyakitkan. Tapi buat saya adalah hal yang indah … karena Tuhan mengajarkan arti cinta dalam agama yang berbeda … (Dialog Menuk kepada Hendra di malam Ramadhan)
Saya juga menggambarkan sikap pak Tan yang menghargai Islam dengan cara meminta buku Asmaul Husna milik Menuk. Dan di akhir adegan, Pak Tan membisikkan sesuatu kepada Hendra yang mana kemudian Hendra melakukan perubahan besar dalam hidupnya: menjadi Mualaf dan merobah restorannya menjadi Halal. Lihat kata-kata isteri pak Tan di akhir film: … Pi, hari ini Hendra melakukan perubahan besar dalam hidupnya SEPERTI YANG PAPI MINTA …. (Dialog tersebut sebenarnya ungkapan dari pak Tan secara tersirat kepada “Hendra untuk berubah” )
Jadi tafsir Hendra pindah agama hanya ingin menikahi menuk adalah Tafsir anda.
Lagipula, dalam film jelas-jelas tidak ada gambaran pernikahan antara Menuk dan Hendra. Ending Film saya justru menggambarkan Menuk menatap nama Soleh yang sudah menjadi nama Pasar … Darimana anda bisa menafsirkan bahwa Hendra pindah agama hanya karena ingin menikah sama menuk?
4. Surya adalah seorang aktor figuran. Di awal Film dikatakan dengan tegas lewat dialog: … 10 tahun saya menjadi aktor cuma jadi figuran doang!!
Sebagai aktor yang selalui hanya jadi figuran, dia frustasi. Hingga menganggap bahwa hidupnya cuma sekedar numpang lewat. Dia diusir dari kontrakan karena menunggak bayar. Rika membantunya dengan menawari pekerjaan sebagai Yesus dengan biaya Mahal (perhatikan dialognya di warung soto). Semula Surya menolak. Tapi dia menerima hanya karena selama hidupnya dia tidak pernah mendapatkan peran Jagoan …
Itu adalah alasan yang sangat manusiawi. Namun alasan itu tidak begitu saja dia gunakan untuk melegitimasi pilihannya. Dia konsultasi dengan Ustadz Wahyu (David Khalil). Menurut Ustadz, Semua itu tergantung dari HATIMU, maka JAGALAH HATIMU.
Dari perkataan David Khalik tersebut, adakah kata yang menyarankan atau mendorong Surya menjadi Yesus? David Khalik memberikan kebebasan buat Surya untuk melakukan pilihannya. Dan Surya sudah memilih. Ketika di Masjid, David Khalik mengulang bertanya: Gimana? Sudah mantap hatimu? Lalu dijawab oleh Surya: Insya Allah saya tetap Istiqomah. Dijawab oleh David Khalik: Amin …
Dari adegan tersebut, adakah saya melecehkan Islam? Apakah dengan menghargai pilihan seseorang itu sama saja melecehkan Islam?
Pada saat dialog dengan Ustad tersebut, Surya tidak langsung ke gereja. Dia melakukan tafakur di masjid dengan melihat asma Allah yang tertempel diatas dinding Mihrab. Lagi-lagi dia meyakinkan hatinya
Jadi, tidak ada sedikitpun adegan yang menyatakan pelecehan terhadap agama Islam. Surya melakukan tugasnya sebagai aktor karena dia harus hidup. Bahkan untuk beli soto untuk sarapan saja dia tidak sanggup. Lagipula drama Paskah bukan ibadah. Tapi sebuah pertunjukan drama biasa. Ibadah Misa Jumat Agung dilaksanakan setelah pertunjukan Drama. Dalam hal ini Surya tidak melakukan ibadah bersama jemaah Kristiani di gereja.
Setelah melakukan pekerjaan sebagai aktor di malam Jumat Agung Surya membaca Surat Al Ikhlas berulang-ulang sambil menangis untuk menguatkan hatinya kembali sebagaimana yang disarankan Ustadz.
Adakah dari adegan tersebut saya melecehkan Islam? Silakan di cek lagi …
berlanjut …..
Hanung Bramantyo Anugroho (14 April jam 1:33):
5. Saya benar-benar kagum dengan penafsiran anda soal adegan dalam film saya. Tidak heran anda menjadi seorang wartawan. Hehehe.
Jika anda benar-benar mengamati adegan demi adegan, anda akan menemukan maksud dari penyerbuan tersebut. Pertama, Penyerbuan itu didasari karena egositas dari hendra (ping Hen) yang hanya ingin mengejar keuntungan. Maka dari itu libur lebaran yang biasanya 5 hari, dipotong hanya sehari. Akibatnya, Menuk tidak bisa menemani keluarga jalan-jalan liburan lebaran.
Kedua, Soleh (yang di adegan sebelumnya bertengkar dengan Hendra karena cemburu) merasa panas hati ketika mendengar Menuk tidak bisa menemani keluarga jalan-jalan. Karena rasa cemburu berlebihan, Soleh bersama para preman pasar dan takmir masjid yang di awal adegan bertengkar dengan hendra, melakukan pengeroyokan.
Dalam adegan tersebut jelas tergambar SIKAP CEMBURU, MEMBABI BUTA, BODOH dan TERGESA-GESA pada diri Soleh yang mengakibatkan Tan Kat Sun meninggal. Sikap tersebut membuat Soleh menjadi rendah di mata Menuk: Lihat adegan selanjutnya: Menuk bersikap diam kepada Soleh. Meski masih meladeni sarapan, Menuk tetap tidak HANGAT dengan SOLEH. Hingga Soleh meminta maaf kepada Menuk. Namun, lagi-lagi Menuk tidak menanggapi dengan serius (perhatikan dialognya) : …. Mas, jangan disini ya minta maafnya. Dirumah saja …
Dijawab oleh Soleh: Kamu dirumah terlalu sibuk dengan Mutia … Menuk menimpali: … dimana saja ASAL TIDAK DISINI …
Penolakan Menuk itu yang membuat Soleh akhirnya memutuskan untuk memeluk BOM dan menghancurkan dirinya. Tujuannya, Agar dia menjadi BERARTI dimata isterinya ….
Apakah adegan di Film tersebut menggambarkan Menuk bahagia dengan kematian Soleh, sehingga dengan begitu dia bebas menikah dengan Hendra? Apakah adegan di Film menggambarkan hendra juga bahagia dengan kematian Soleh sehingga hendra bisa punya kesempatan menikah sama Menuk?
Sungguh, saya kagum dengan tafsir anda. Hingga andapun bisa bebas sekali menafsirkan hidup saya. Semoga kita bisa menjalin silaturahmi lebih dekat sehingga anda bisa mengenal saya lebih baik, mas …
6. Tentang Asmaul Husna yang dibacakan Pastur Dedi Sutomo bagi saya merupakan sebuah pesan teologis dari Islam yang saya selipkan di gereja. Jika tafsir anda saya melecehkan Islam, justru saya heran. Asmaul Husna merupakan nama ALLAH yang meliputi segala yang Indah di Bumi dan Langit. Tidak ada nama Indah selain diriNya yang dimiliki agama lain.
Maka ketika Pastur Dedi Sutomo meminta Rika untuk menuliskan kesan TUHAN DIMATAMU, maka Rika kesulitan. (lihat adegannya, ketika dia kebingungan sendiri menuliskan itu). Lalu, dengan berat hati Rika menuliskan kesan TUHAN dengan menyebut rangkaian nama-nama Indah dalam Asmaul Husna … Apakah itu melecehkan Islam?
Dari diskusi ini saya menyimpulkan bahwa setiap Tafsir atas Teks FILM memiliki RUANG, WAKTU dan PERISTIWANYA sendiri. Saya sangat menghargai anda dalam melakukan tafsir. Tapi hargai pula orang yang melakukan tafsir yang berbeda dengan anda. Jika anda melihat secara jeli dan terbuka, saya justru banyak menyisipkan teologi Islam ke dalam gereja.
Lihatlah ketika adegan Jesus disalib yang dimainkan Surya. Angle kamera saya diposisi rendah dengan foreground jamaah. Adegan itu menggambarkan semua jemaah Kristen memuja Jesus. Tapi sebenarnya saya menggambarkan jamaah tersebut memuja Islam. Lalu setelah adegan tersebut saya menyelipkan ayat Al Aikhlas yang menyatakan : Tuhan itu Satu, Tidak beranak dan diperanakan …
Jujur, saya geli dengan anda dan umat Islam yang sepikiran dengan anda. Segitu protesnya anda dan umat Islam sepikiran dengan anda ketika Haji Ahmad Dahlan dimainkan oleh seorang Murtad. Tapi tidak ada satupun yang protes dari kaum Kristen ketika Jesus dimainkan oleh figuran seperti Surya. Malah anda sekarang yang protes, menuduh saya melecehkan Islam. Hehehe …
Mari kita sama-sama terbuka. Kita saudara. Sama-sama pengikut Rosululloh. Sesama Muslim saling mengingatkan. Semoga diskusi ini bisa menjadi pembelajaran kita bersama. Amin ….
Inilah Debat Lanjutan Wartawan Suara Islam (Abdul Halim Ayim) dengan Sutradara film “?” Hanung Bramantyo via Facebook:
wartawan SI (16 April jam 7:32):
Terima kasih atas jawabannya yang cukup panjang. Namun jawaban tersebut saya nilai kabur dan terkesan hanya ingin membela diri, hanya ingin mendongkrak film ”?” yang berkualits sampah dan rombengan menjadi berkualitas perunggu, (bukan perak atau emas, terlalu tinggi).
Jawaban tersebut justru menunjukkan anda telah mengadaikan idealisme dan integritas sebagai seorang sutradara film demi rasa kebencian terhadap Islam dan umat Islam. Padahal umat Islam mayoritas di negara ini sudah tertindas oleh minoritas Kristen, Katolik dan Cina dari segi politik, ekonomi dan media massa, sekarang anda malah menambahi dengan menindas dari sisi budaya. Sebelumnya saya akan menjawab dulu beberapa argumentasi anda.
Pertama, kalau anda membela diri bahwa yang menusuk Pastor itu bukan mencerminkan orang Islam karena memakai jaket coklat dan mengendarai sepeda motor, siapapun pasti tahu bahwa yang anda maksud adalah orang Islam. Anda jelas mengacu pada peristiwa di Ciketing Bekasi tahun lalu, dimana seorang Pendeta HKBP ditusuk pemuda Islam setelah sebelumnya mereka diprovokasi jemaat HKBP Ciketing dan terjadi bentrokan.

BIAYA HIDUP DI SINGAPORE


Berikut ini adalah informasi mengenai biaya hidup di Singapore. Biaya hidup ini ditulis pada tahun 2006-2007, jadi buat lebih akuratnya saya tambahkan juga “Singapore Inflation rate” – atau Angka inflasi di Singapore. yang cukup menarik ialah, angka inflasi kebutuhan sehari-hari / consumer price nya melunjak jauh pada tahun 2009, yaitu sekitar 6.5%. Kalau ditambah dari tahun 2006-2010, inflasinya kira kira melunjak 10% lebih. Ini juga perkiraan kasar, jadi semua harga dibawah sini mungkin harus ditambah 10-15% buat lebih up to datenya. *PS: harga di bawah ini meskipun terpercaya tapi nggak di guarantee 100% akurat lho, buat patokan aja lah yah. Kalau ada up date baru, silahkan email atau comment ke pecelbule.com yah. Thanks :-)
Singapore-inflation-rate
Singapore inflation rate 2003-2010
Informasi dibawah ini hanya sebagai informasi umum berdasarkan pengalaman setelah tinggal di Singapura selama hampir 2 tahun :
Harga yang tercantum tergantung dari lokasi dan faktor faktor lain.
Tempat Tinggal
1 kamar di apartemen HDB (Apartemen yang dikelola pemerintah) : $250-$400/month
1 kamar di condominium: $500-$800/month
1 unit di HDB 2 kamar tidur: $800-$1000/month (approved)
1 unit di private apartment dua kamar tidur: mulai dari $1200/month
1 unit di condominium dua kamar tidur: mulai dari $1300/month
1 kamar hotel: mulai dari $70/day
singapore-skyscrapers
singapore skyscrapers buildings
Makanan :
Hawker Centre/Kedai/Warung : makanan $3 s/d $4 perporsi, minuman 80¢ – $2
Food Court: makanan $3 s/d $5, minuman 80¢ – $2
Restoran kecil: makanan mulai dari $4, tergantung dari menu yang diorder, minuman mulai dari $1
Burger King/McDonald/KFC: paket makanan mulai dari $5
Transportasi
Tarif bus: jarak terdekat 90¢, terjauh $2.10
Tarif MRT: jarak terdekat 90¢, terjauh $2.10, plus biaya kartu $1 (kartu bisa ditukar kembali di ticketing machine)
Tarif taksi: $2.50 untuk 1Km pertama, rata-rata $12 untuk 20 menit perjalanan atau jarak 8Km. Ada surcharge untuk waktu-waktu tertentu, pick hours pagi dan sore, serta Night surcharge.
Harga bensin: mulai dari $1.65 per liter, berfluktuasi setiap hari
Harga mobil baru: mulai dari $50,000 termasuk COE (Certificate of Entitlement). COE sekarang berkisar di angka Minimum $12,000,- untuk mobil 1600 cc kebawah.
Harga mobil bekas: sangat bervariasi. Umur mobil terbatas hanya 10 tahun, bisa diperpanjang hingga 1×10 tahun lagi.
Komunikasi
Telepon rumah: pemakaian normal sekitar $10/month (lokal)
Telepon genggam: paket langganan mulai dari $18/month
Broadband/ Internet Cable: mulai dari $24/bl
International ke Jakarta : Ada kartu telepon murah bisa dipakain 2 jam/$10
Listrik dan Air
Electricity : 21¢ per kwh
Air : $1.17 per Meter kubik
Abodemen air : 30¢ / meter kubik
Sanitasi : $3  per titik sanitasi
Pembuangan sampah : $5.68 / bulan
Pajak conservasi air : 30%
GST (Goods and Services Tax) : 5%
singapore primary school
singapore primary school
Playgroup/Nursery/Kindergarten: $25/month (government)
Playgroup/Nursery/Kindergarten: $80-$600/month (Private)
SD (Primary), SMP/SMA (Secondary): $25-$90/month (Government)
SD (Primary), SMP/SMA (Secondary): $600-1200/bl (Private/Int’l school)
Perguruan tinggi: Tergantung kuliah dan universitasnya